Jumat, 06 Oktober 2017

Penulis Bingung...

Bingung dengan semua ini, katanya ini benar tapi yang satu mengatakan tak benar. Dan penulis tahu bahwa Allah swt. Membekali hamba-Nya dengan akal agar digunakan untuk berfikir. Akan tetapi perkara yang satu ini sangat membingungkan. Apakah ini ujian agar penulis berpikir lagi tentang hakekat hidup ini.. Inilah perputaran hidup yang tak pernah selesai dengan berbagai problem. Begitulah dengan penulis yang selalu merasa terbebani dengan masalah yang ada padahal dibalik itu semua Allah sudah menyiapkan yang terbaik. Contohnya nih, ketika penulis memutuskan untuk tidak pacaran yang terjadi hari-hari terasa sepi, tak bersemangat lagi karena si doi sudah tak ada, handphone pun tak berdering kecuali telkomsel yang setia sms, kaya galau gitu , kalau lihat teman yang nikah dengan pacarnya wah galaunya nambah. Dan ternyata Allah sudah menyiapkan yang lebih baik dari yang namanya pacaran yaitu Cinta dalam Diam. Dan penulis merasakan yang katanya namanya cinta dalam diam serasa si doi milikku dan saat melihat si doi nikah dengan wanita solehah lebih galau lagi dari putusin pacar. Hikmahnya adalah jangan terlalu berharap bung sama manusia, jangan terlalu berharap bahwa si doi itu jodohmu yang bakal meminangmu, nyesek juga ini hati. Dan sekarang penulis lebih focus pada pengharapan pada Sang Pemberi Cinta dan yakin bahwa akan diberikan yang terbaik sembari memperbaiki diri.
          Galau itu mungkin sudah biasa terjadi pada manusia khususnya remaja sekarang ini. Apa sih yang paling sering digalaukan??? Jawabannya adalah tak ada duit, tak ada si doi, tugas banyak bagi pelajar, galau ngak ada kerjaan, tren semakin okke tapi kemampuan dibawah standar namanya “selera tinggi ekonomi rendah” ininih yang paling mengharukan.
          Sudah bahas macam-macam galau yang terdapat pada remaja kalau masih ada yang kurang silahkan ditambah yah..! Penulis mah masih bingung, galau penulis sama dengan yang diatas tapi ada tambahannya yaitu galau memikirkan gejolak kehidupan , wah galau yang satu ini butuh pencerahan nih . Gini nih hidup ini kan hanya mengharap ridho-Nya bagi yang bertaqwa dan semua ciptaan-Nya juga tahu itu. Mencari ridho disini tak hanya sekedar mencari tapi dengan melaksanakan perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya. Mengapa penulis bingung??? Penulis bingung pless galau karena ada yang tahu kebenaran tapi masih menolak, saling menjatuhkan, seharusnya kan saling membantu agar kuat kalau itu sudah jelas benar, ini seakan-akan saling bermusuhan kan sedih dengarnya, sedih melihatnya.
          Gimana sih cara menyikapi ini semua? Penulis bingung, nulis ini aja bingung. Katanya sih harus belajar dari akarnya hingga daunnya. Tapi semakin banyak tempat belajar penulis semakin bingung, Aneh tapi nyata nih namanya. Oya, sekarang tuh banyak tempat belajar dimana aja boleh terutama mau belajar Islam, dimana-mana ada yang mau ngajarin dan banyak tuh kelompok-kelompok yang siap mengkader. Yang diajar sumbernya dari Al-Qur’an dan As-sunnah tapi kok berbeda-beda yah? Yang satu caranya lemah lembut dalam penyampaiannya yang satu lebih tegas lagi. Nah, kelompok yang lebih tegas ini dianggap tak dicontohkan oleh Rasulullah saw. Disini nih penulis masih bingung dan berharap ada pembaca yang bisa membantu penulis untuk memikirkan ini dan menyelesaikan permasalahan penulis agar tidak galau lagi.

          Semua orang cerdas pasti belajarnya sungguh-sungguh dan orang cerdas berargumen dengan dalilnya yang menguatkannya. Sedangkan yang belum cerdas berargumen masih terbata-bata, kurang percaya dirilah, dan selalu jatuh ketika berdiskusi dengan yang lebih cerdas . tapi ada juga nih ilmunya sedikit tapi semangatnya untuk menyampaikan sangat hebat karena menyakini Balligul anni walau ayat  hanya ini nih dasarnya. Perkara ini ada juga yang mengatakan kurang tepat seharusnya perbanyak ilmu baru beramal. Kan bingung nih jadinya dan penulis sangat sulit memikirkan yang seperti ini.
          Nah karena penulis dari tadi bingung , penulis khawatir pembaca juga bingung membaca tulisannya… jadi, silahkan sama-sama di pikirkan jika yang mendapatkan solusinya silahkan dishare kepada penulis agar ngak galau-galau terus nih. Syukran

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Hikmah Perjalanan

            Tak bisa melukiskan isi hati saat ini, kemalasan selalu melandaku. Banyak hal yang ingin ku ungkapkan namun aku tak bisa me...