Bingung dengan semua ini, katanya ini benar tapi yang satu
mengatakan tak benar. Dan penulis tahu bahwa Allah swt. Membekali hamba-Nya
dengan akal agar digunakan untuk berfikir. Akan tetapi perkara yang satu ini
sangat membingungkan. Apakah ini ujian agar penulis berpikir lagi tentang
hakekat hidup ini.. Inilah perputaran hidup yang tak pernah selesai dengan
berbagai problem. Begitulah dengan penulis yang selalu merasa terbebani dengan
masalah yang ada padahal dibalik itu semua Allah sudah menyiapkan yang terbaik.
Contohnya nih, ketika penulis memutuskan untuk tidak pacaran yang terjadi
hari-hari terasa sepi, tak bersemangat lagi karena si doi sudah tak ada, handphone
pun tak berdering kecuali telkomsel yang setia sms, kaya galau gitu , kalau
lihat teman yang nikah dengan pacarnya wah galaunya nambah. Dan ternyata Allah
sudah menyiapkan yang lebih baik dari yang namanya pacaran yaitu Cinta dalam
Diam. Dan penulis merasakan yang katanya namanya cinta dalam diam serasa si doi
milikku dan saat melihat si doi nikah dengan wanita solehah lebih galau lagi
dari putusin pacar. Hikmahnya adalah jangan terlalu berharap bung sama manusia,
jangan terlalu berharap bahwa si doi itu jodohmu yang bakal meminangmu, nyesek
juga ini hati. Dan sekarang penulis lebih focus pada pengharapan pada Sang Pemberi
Cinta dan yakin bahwa akan diberikan yang terbaik sembari memperbaiki diri.
Galau itu mungkin sudah biasa terjadi
pada manusia khususnya remaja sekarang ini. Apa sih yang paling sering digalaukan???
Jawabannya adalah tak ada duit, tak ada si doi, tugas banyak bagi pelajar,
galau ngak ada kerjaan, tren semakin okke tapi kemampuan dibawah standar
namanya “selera tinggi ekonomi rendah” ininih yang paling mengharukan.
Sudah bahas macam-macam galau yang
terdapat pada remaja kalau masih ada yang kurang silahkan ditambah yah..! Penulis
mah masih bingung, galau penulis sama dengan yang diatas tapi ada tambahannya
yaitu galau memikirkan gejolak kehidupan , wah galau yang satu ini butuh
pencerahan nih . Gini nih hidup ini kan hanya mengharap ridho-Nya bagi yang
bertaqwa dan semua ciptaan-Nya juga tahu itu. Mencari ridho disini tak hanya
sekedar mencari tapi dengan melaksanakan perintah-Nya dan menjauhi segala
larangan-Nya. Mengapa penulis bingung??? Penulis bingung pless galau karena ada
yang tahu kebenaran tapi masih menolak, saling menjatuhkan, seharusnya kan
saling membantu agar kuat kalau itu sudah jelas benar, ini seakan-akan saling
bermusuhan kan sedih dengarnya, sedih melihatnya.
Gimana sih cara menyikapi ini semua?
Penulis bingung, nulis ini aja bingung. Katanya sih harus belajar dari akarnya
hingga daunnya. Tapi semakin banyak tempat belajar penulis semakin bingung,
Aneh tapi nyata nih namanya. Oya, sekarang tuh banyak tempat belajar dimana aja
boleh terutama mau belajar Islam, dimana-mana ada yang mau ngajarin dan banyak
tuh kelompok-kelompok yang siap mengkader. Yang diajar sumbernya dari Al-Qur’an
dan As-sunnah tapi kok berbeda-beda yah? Yang satu caranya lemah lembut dalam
penyampaiannya yang satu lebih tegas lagi. Nah, kelompok yang lebih tegas ini
dianggap tak dicontohkan oleh Rasulullah saw. Disini nih penulis masih bingung
dan berharap ada pembaca yang bisa membantu penulis untuk memikirkan ini dan
menyelesaikan permasalahan penulis agar tidak galau lagi.
Semua orang cerdas pasti belajarnya
sungguh-sungguh dan orang cerdas berargumen dengan dalilnya yang menguatkannya.
Sedangkan yang belum cerdas berargumen
masih terbata-bata, kurang percaya dirilah, dan selalu jatuh ketika berdiskusi
dengan yang lebih cerdas . tapi ada juga nih ilmunya sedikit tapi semangatnya
untuk menyampaikan sangat hebat karena menyakini Balligul anni walau ayat hanya ini nih dasarnya. Perkara ini ada juga
yang mengatakan kurang tepat seharusnya perbanyak ilmu baru beramal. Kan
bingung nih jadinya dan penulis sangat sulit memikirkan yang seperti ini.
Nah karena penulis dari tadi bingung ,
penulis khawatir pembaca juga bingung membaca tulisannya… jadi, silahkan
sama-sama di pikirkan jika yang mendapatkan solusinya silahkan dishare kepada
penulis agar ngak galau-galau terus nih. Syukran

Tidak ada komentar:
Posting Komentar