Bismillah…
Assalamu’alaikum
Wr.Wb
Alhamdulillah
puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah swt yang telah memberi nikmat yang
sangat berlimpah yang tak bisa kita ganti maupun dihitung.
Salawat
dan Salam semoga terlimpahkan kepada Nabi Muhammad saw. Sebagai penutup para
Nabi, keluarganya, sahabatnya, orang-orang yang mendakwahkan risalah-Nya, dan
berjihad dijalan-Nya hingga hari kiamat.
Terinspirasi
dari tulisan seorang sahabat yang sudah tak memiliki tempat bermanja lagi, sehingga
membuatku sadar bahwa masih ada seorang yang jauh disana yang menunggu deringan
telepon untuk mendengarkan kabarku .
Masalah
adalah sesuatu yang selalu menghampiri kita dalam hidup ini baik dalam skala
kecil maupun skala besar. Dalam hidup ini masalah kita adalah masalah pribadi,
masalah dalam keluarga , masalah dalam lingkungan masyarakat dan ini masih
masalah dalam skala kecil. Adapun, masalah dalam skala besar adalah masalah Negara
yang tak kunjung usai mulai dari banyaknya pengangguran, harga bahan pokok
mahal, perzinahan dimana-mana, khamar dihalalkan dan masih buanyak lagi.
Dengan
masalahlah manusia diuji keimanan, kesabaran, keikhlasan dan ketabahannya. Namun,
sering kali manusia tak menyadari bahwa masalah itu untuk meningkatkan derajat.
Masalah ada yang berupa ujian dan ada yang berupa musibah. Sehingga kita
sebagai makhluk hidup yang memiliki akal untuk berpikir harus menyadari dan
memikirkan setiap masalah yang kita
hadapi.
Ketika
kita mendapatkan masalah maka tempat yang terbaik untuk menyelesaikannya adalah
kepada sang Pencipta yakni Allah swt. Allah segaja memberi kita masalah agar
kita mengingatnya dan Allah itu Maha Baik ketika kita melakukan kebaikan hanya
satu maka Allah akan membalasnya sepuluh. Tidakkah kita merindukan untuk
berjumpa dengan Allah???
Sahabat,
banyak diantara kita saat ini yang terjerat dengan masalah jodoh,sehingga terkadang manusia lupa
akan tanggungjawabnya di bumi Allah ini, dikatakan lupa akan tanggungjawab
karena terkadang dengan masalah ini kita disibukkan dengan mencari-cari jodoh
kita dengan cara pacaran. Dan sebagai ummat Islam kita harus tahu bahwa pacaran
itu tak ada sebelum akad. Sehingga dengan adanya perkara ini, Ajal cemburu pada jodoh. Cemburu karena ajal hampir
terlupakan sementara ajal/kematian adalah nasehat yang terbaik. Tak ada yang
salah ketika memikirkan jodoh akan tetapi ini salah satu masalah remaja saat
ini dan kita tahu jodoh itu pasti dan telah ditetapkan oleh-Nya namun yang
lebih pasti adalah Ajal.
Sahabat,
ketika kau dihantui dengan masalah yang satu ini maka sandarkanlah kepada Allah
dan berharap kepada-Nya sembari memperbaiki diri kemudian fokuslah pada
perjuangan yang sedang kau usahakan entah itu perjuangan menyelesaikan studi,
perjuangan da’wah, perjuangan hijrah, perjuangan membahagiakan orangtua dan
perjuangan yang menuju kebaikan.
Sahabat,
tak ada yang bisa terlepas dari masalah , tenanglah mungkin masalah yang kau
hadapi tak seberapa dan tak sebesar yang dihadapi saudara-saudari kita yang ada
diluar sana yang berjuang untuk mempertahankan hidupnya. Bersyukurlah masalahmu
tidak menghalangmu untuk beraktivitas seperti biasanya.
Sahabat,
jangan keluhkan setiap masalahmu! jangan berpikir dengan kau mati masalah mu
akan usia. TIDAK akan usai sampai tempatmu ditetapkan syurga atau neraka.
Sahabat, mati itu tidak menyelesaikan masalah sehingga kau ingin mati . Saat
ajalmu menghampirimu maka disitulah awal kau mendapatkan masalah yang dasyat
sehingga tubuhmu terbujur kaku dan kau tak akan pernah menyelesaikan masalahmu
. Nah, mumpung masih didunia maka carilah,perbanyaklah amalan-amalan yang akan
menyelesaikan masalahmu diakhirat kelak.
Sahabat,
dialam kubur kau akan mendapatkan kegelapan dan untuk menerangkan kuburanmu
maka perbanyaklah membaca kalamullah (Alqur’an)…
Sikapilah
masalahmu dengan enjoy, jangan jadikan beban tapi jadkanlah sebagai tantangan
agar kau lebih semangat untuk mengjalaninya,.
Sahabat,
cukup sekian masalah yang kita bahas, semoga setiap hamba Allah yang taat mampu
menghadapi masalah dengan benar. Dan kuberharap kita dipertemukan diJannah-Nya
.. Aaaminn
La
Tahsan Innallaha ma ana !
Wassalamu’alaikum.
Wr.Wb