Rabu, 08 November 2017

Bersyukur



Bismillah...
Segala puji dan syukur senantiasa kita panjatkan kehadirat Allah swt. Yang telah menciptakan alam semesta,manusia dan kehidupan . sehingga segala aktivitas kita dapat lakukan dengan baik dan lancar tanpa kendala.
        Salawat dan salam semoga tercurahkan kepada Baginda Nabi Muhammad saw. Yang telah berjuang untuk ummatnya agar mendapatkan jalan yang lurus. 
        Sahabat, hari ini ku sangat bersyukur karena disibukkan dengan hal-hal yang Insya Allah bermanfaat. Setiap aktivitas yang kita lakukan selalu diberikan kemudahan dan patut untuk kita syukuri, mengapa? Karena kita masih disibukkan dengan hal-hal yang baik. Seharian aku berada di kampus, pukul 17:30 aku pulang ke Mahad al-jamiah dan diberi tugas untuk membagikan tugas kepada mahasantri yang sedang mutadira, selanjutnya mencatat mahasanti yang telat ke masjid.
        Berbagai alasan ketika aku mulai menyusuri dan mengetuk satu persatu pintu kamar mereka, ada yang baru pulang dari kampus, ada yang baru makan, selesai mandi, dan baru pergi ketika mendengar suaraku yang memanggil mereka.
        Setelah amanah selesai, ku duduk sejenak kebetulan hari ini aku sedang mutadira juga. Suara ustad sudah terdengar sehingga aku mulai beranjak untuk pergi mengikuti pengajian yang setiap malam diadakan oleh Mahad al-jamiah IAIN Kendari.
        Sepanjang jalan, aku melihat berbagai kesibukan yang dilakukan oleh mahasiswa di kampus biru ini, ada yang sedang duduk, latihan menjadi pemimpin upacara, latihan kasidah , dan ada pula yang memilih untuk duduk saja tanpa ada yang dilakukan. Akupun berpikir mengapa mereka tak ikut pengajian saja padahal ilmu itu kita yang membutuhkan. Namun, ku tak mau berprasangka buruk terhadap mereka karena itulah pilihan mereka.
        Bersyukurlah bagi mahasiswa yang dapat dimudahkan langkah kakinya untuk mengikuti pengajian, ditenangkan hatinya, dihauskan akan ilmu.
Sahabat, Meskipun kita selalu mengkaji Islam tapi jika tidak diterapkan maka cepat tau lambat ilmu itu akan hilang, sehingga penting untuk kita amalkan dan disebarkan.
        Banyak hal yang tak pernah kita sadari bahwa sesungguhnya kita ini berada dalam keadaan yang mendekati kematian, tak ada yang bisa menjamin kapan ruh ini berpisah dengan jasad ini. Penting untuk kita renungi bersama bahwa tak ada kata santai saat kita didunia, selagi masih ada kesempatan hidup maka manfaatkanlah untuk mengumpulkan bekal yang sebaik-baiknya, karena sebaik-baik bekal adalah taqwa.
        Apakah kita mengira bahwa kita ini baik-baik saja? sesungguhnya tidak. Kita berada dalam keadaan yang sangat merugi karena tidak memanfaatkan waktu sebaik-baiknya, coba anda renungkan sekarang sudah berapa banyak dosa yang anda lakukan? Jangan pernah terhenti melupakan segala dosa yang lalu agar kita termotivasi untuk melakukan kebaikan yng mendatangkan pahala. Jangan risau ketika kau sudah melakukan kebaikan namun yang kau alami selalunya kesulitan itu berarti balasan kebaikanmu di akhirat kelak dan berintropeksi diri yang lebih utama.
        Kebaikan yang dilakukan akan dinikmati diakhirat jika ikhlas karena Allah swt. Pernahkah kita berpikir jika kenikmatan ini Allah cabut? Maka betapa risaunya kita, maka untukmu sahabat manusia ini sangat membutuhkan Allah , jangan merasa tak butuh padahal butuh, selalu mendekatkan diri kepada-Nya itu salah satu cara kita untuk mendapatkan kasih sayang-Nya.
Sahabat, sekian yang dapat kutuliskan hari ini semoga bisa menjadi bahan renungan bersama, agar bisa menjadi pribadi-pribadi perindu Syurga. Aamiiin.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Hikmah Perjalanan

            Tak bisa melukiskan isi hati saat ini, kemalasan selalu melandaku. Banyak hal yang ingin ku ungkapkan namun aku tak bisa me...