Bismillah..
Untukmu wahai penggemarku.. J
Disini aku
duduk sambil memikirkan sesuatu yang tak
pernah habis pembahasannya, perkara apa itu?? Perkara JODOH . seiring
berjalannya waktu yang dulunya aku tak memahami apa itu jodoh, kematian,
rezeki. Namun, sekarang aku sudah tahu itu semua bahkan akulah pelakunya. Dari
ketiga hal itu yang palingg sering dibicarakan adalah perkara jodoh, entah
mengapa jodoh sangat banyak peminatnya mungkin dikarenakan jodoh itu bagaikan
teka-teki yang kita tak tahu siapa, dimana dan kapan. Padahal dibalik
pembicaraan itu ada kematian yang jelas sudah pasti dan cemburu pada pembicaraan jodoh, kematian dapat
menjemput siapa saja, dimana saja, dan kapan saja. Tapi, yang memikirkannya
sangatt sedikit. Adapun perkara rezeki banyak pula yang lalai karena kadang
merasa tak cukup, melakukan segala cara untuk mendapatkan rezeki, berpikir
bahwa rezeki itu hanya materi sementara rezeki itu sangat luas cakupannya.
Mendapatkan teman yang solehah pun itu adalah salah satu rezeki yang patut untuk
kita syukuri.
Nah,
disini aku akan menyampaikan kepadamu wahai penggemarku bahwa ketiga perkara
tadi sudah ditetapkan oleh Allah swt.
Terkhusus masalah jodoh, sebaiknya tak perlu kau risaukan karena jodohmu
adalah cerminan dirimu , jika kau menginginkan yang terbaik maka mulai saat kau
harus menata dirimu, mendekatkan diri kepada-Nya agar kau dapat jodoh yang
sesungguhnya.
Pengemarku,
aku tahu aku tak sesempurna manusia lain namun aku khawatir kau terjerumus
sehingga kau melupakan jodoh yang sebenarnya yaitu kematian yang semakin
mendekat. Ku berharap kau ingin melakukan perubahan bukan karena aku atau orang
lain tapi karena Allah swt. Kita tak boleh melepaskan Allah swt. Dari kehidupan
ini karena setiap manusia sangat membutuhkan Dia.
Aku
menjauhimu bukan karena membencimu karena aku tahu bahwa Islam mengajarkan
manusia untuk menjaga pergaulan, akupun baik padamu itu karena aku sadar bahwa
aku ini siapa dan bukan karena aku mengharapkan sesuatu padamu.
Pengemarku,
aku sangat berharap kau mau belajar Islam lebih baik lagi agar jika kau dan aku
tak berjodoh maka kau tak akan kecewa karena kau sudah memiliki pemahaman bahwa
berharap hanya kepada Allah swt.
Akupun tak tahu selepas kita tak berjodoh kau
masih pertahankan keimananmu ataukah kau kembali kepada masa jahiliyahmu, tapi
aku berharap kau tak seperti itu.
Pengemarku, jangan pernah
kau mengumbar apa yang kau rasakan cukup kau diam dan berdo’a. Karena sesuatu
yang diumbar biasanya hasilnya adalah kekecewaan.
Sekian,semoga bisa menjadi
bahan renungan untukmu.....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar