Jumat, 10 November 2017

Balasan Perasaan



Bismillah..
Untukmu wahai penggemarku.. J
          Disini aku duduk sambil memikirkan sesuatu yang  tak pernah habis pembahasannya, perkara apa itu?? Perkara JODOH . seiring berjalannya waktu yang dulunya aku tak memahami apa itu jodoh, kematian, rezeki. Namun, sekarang aku sudah tahu itu semua bahkan akulah pelakunya. Dari ketiga hal itu yang palingg sering dibicarakan adalah perkara jodoh, entah mengapa jodoh sangat banyak peminatnya mungkin dikarenakan jodoh itu bagaikan teka-teki yang kita tak tahu siapa, dimana dan kapan. Padahal dibalik pembicaraan itu ada kematian yang jelas sudah pasti dan  cemburu pada pembicaraan jodoh, kematian dapat menjemput siapa saja, dimana saja, dan kapan saja. Tapi, yang memikirkannya sangatt sedikit. Adapun perkara rezeki banyak pula yang lalai karena kadang merasa tak cukup, melakukan segala cara untuk mendapatkan rezeki, berpikir bahwa rezeki itu hanya materi sementara rezeki itu sangat luas cakupannya. Mendapatkan teman yang solehah pun itu adalah salah satu rezeki yang patut untuk kita syukuri.
          Nah, disini aku akan menyampaikan kepadamu wahai penggemarku bahwa ketiga perkara tadi sudah ditetapkan oleh Allah swt.  Terkhusus masalah jodoh, sebaiknya tak perlu kau risaukan karena jodohmu adalah cerminan dirimu , jika kau menginginkan yang terbaik maka mulai saat kau harus menata dirimu, mendekatkan diri kepada-Nya agar kau dapat jodoh yang sesungguhnya.
          Pengemarku, aku tahu aku tak sesempurna manusia lain namun aku khawatir kau terjerumus sehingga kau melupakan jodoh yang sebenarnya yaitu kematian yang semakin mendekat. Ku berharap kau ingin melakukan perubahan bukan karena aku atau orang lain tapi karena Allah swt. Kita tak boleh melepaskan Allah swt. Dari kehidupan ini karena setiap manusia sangat membutuhkan Dia.
          Aku menjauhimu bukan karena membencimu karena aku tahu bahwa Islam mengajarkan manusia untuk menjaga pergaulan, akupun baik padamu itu karena aku sadar bahwa aku ini siapa dan bukan karena aku mengharapkan sesuatu padamu.
          Pengemarku, aku sangat berharap kau mau belajar Islam lebih baik lagi agar jika kau dan aku tak berjodoh maka kau tak akan kecewa karena kau sudah memiliki pemahaman bahwa berharap hanya kepada Allah swt.
 Akupun tak tahu selepas kita tak berjodoh kau masih pertahankan keimananmu ataukah kau kembali kepada masa jahiliyahmu, tapi aku berharap kau tak seperti itu.
Pengemarku, jangan pernah kau mengumbar apa yang kau rasakan cukup kau diam dan berdo’a. Karena sesuatu yang diumbar biasanya hasilnya adalah kekecewaan.
Sekian,semoga bisa menjadi bahan renungan untukmu.....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Hikmah Perjalanan

            Tak bisa melukiskan isi hati saat ini, kemalasan selalu melandaku. Banyak hal yang ingin ku ungkapkan namun aku tak bisa me...